Adelaide United tampil klinis untuk mengamankan kemenangan penting atas Melbourne Victory, sekaligus mengakhiri penantian panjang lebih dari tiga tahun tanpa kemenangan atas rival tersebut di Coopers Stadium.
Adelaide United Tampil Agresif
Pertandingan berjalan terbuka sejak awal. Dalam 30 menit pertama, Melbourne Victory tampil agresif dan mencatatkan enam tembakan tepat sasaran. Namun, seluruh upaya tersebut gagal membuahkan hasil karena penyelesaiannya kurang tajam dan masih mampu diamankan dengan relatif mudah oleh kiper Adelaide, Ilona Melegh, yang tampil tenang di bawah mistar.
Setelah sempat tertekan, Adelaide mulai menemukan ritme permainan. Dominasi selama sekitar 10 menit akhirnya membuahkan hasil ketika Fiona Worts melakukan penetrasi dari sisi kanan. Ia dengan cerdik mengecoh bek Victory, Kayla Morrison, sebelum melepaskan tembakan kaki kiri ke sudut atas gawang yang tak mampu dijangkau kiper lawan.
Victory merespons tepat sebelum turun minum. Umpan panjang terukur dari Alana JanĨevski menembus lini pertahanan Adelaide dan mengirim Kennedy White berhadapan dengan Melegh. Meski tembakan pertamanya berhasil ditepis, White dengan sigap menyambar bola rebound untuk menyamakan kedudukan.
Momentum Kembali
Momentum kembali berpihak pada tuan rumah di babak kedua. Mantan gelandang Victory, Paige Zois, mencetak gol spektakuler langsung dari sepak pojok. Bola melengkung sempurna menuju tiang jauh dalam sebuah gol Olimpico yang langsung membungkam publik tamu.
Laga sempat diwarnai kekhawatiran di awal waktu tambahan ketika Rhianna Pollicina terjatuh dengan posisi tangan menopang tubuhnya, membuatnya tergeletak kesakitan akibat cedera pergelangan tangan.
Victory mencoba menekan hingga peluit akhir demi menyamakan skor, tetapi pertahanan Adelaide tampil disiplin. Melegh kembali melakukan penyelamatan penting, sementara Ella Tonkin dan mistar gawang turut menggagalkan peluang lawan tuna55
Kemenangan ini membawa Adelaide United naik ke posisi kedelapan klasemen, hanya terpaut dua poin dari Melbourne Victory yang berada di peringkat keempat, menjaga asa mereka tetap hidup dalam persaingan papan tengah.