Partai Gema Bangsa resmi dideklarasikan di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (17/1/2026). Partai politik baru ini dipimpin oleh Ahmad Rofiq sebagai ketua umum, didampingi Muhammad Sopiyan selaku sekretaris jenderal.
Dalam deklarasi tersebut, Gema Bangsa mengusung visi besar bertajuk Indonesia Reborn. Partai ini hadir dengan semangat kemandirian bangsa serta dorongan kuat terhadap desentralisasi politik, yang diyakini mampu memberikan ruang lebih luas bagi rakyat dalam menentukan arah pembangunan nasional.
Ahmad Rofiq menegaskan bahwa Partai Gema Bangsa bukan milik pribadi maupun segelintir elite. Menurutnya, kepemilikan partai sepenuhnya berada di tangan para kader dan pengurus dari tingkat pusat hingga desa.
Hari ini adalah pernyataan bahwa Partai Gema Bangsa bukan milik Ahmad Rofiq. Gema Bangsa adalah milik mereka yang berdiri di belakang saya—para ketua DPW, DPD, DPC, hingga ke ujung desa, ujar Rofiq.
Ia juga menekankan pentingnya meninggalkan pola politik sentralistik yang selama ini mendominasi. Rofiq menilai, sudah saatnya rakyat diberi peran lebih besar dalam menentukan kebijakan dan arah pembangunan bangsa.
Menurutnya, kelahiran Partai Gema Bangsa bukan didorong ambisi elite maupun kepentingan jangka pendek. Partai ini, kata dia, lahir dari kegelisahan atas kondisi kebangsaan, terutama terkait pengelolaan sumber daya alam yang dinilai semakin jauh dari kepentingan rakyat.
Rofiq bahkan menyinggung sikap Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya menunjukkan keberpihakan terhadap kepentingan nasional.
Kita melihat Pak Prabowo sangat marah dengan kondisi ini, dan itu menunjukkan keberpihakan pada bangsa. Semangat tersebut sejalan dengan visi Partai Gema Bangsa dalam memperjuangkan kedaulatan nasional, katanya.
Ia optimistis Indonesia mampu menjadi bangsa besar jika potensi yang dimiliki dikelola dengan prinsip kemandirian. Menurut Rofiq, rakyat harus bangkit melawan praktik oligarki yang menyengsarakan.
Kemandirian bukan berarti menutup diri, melainkan berdiri tegak—tidak mudah didikte dan mampu menentukan arah bangsa dengan kekuatan sendiri. Kemandirian politik berarti keputusan berpihak pada rakyat, bukan oligarki atau kepentingan asing, pungkasnya.
Gema Bangsa Lamar Sudirman Said
Dalam momentum deklarasi tersebut, Partai Gema Bangsa juga secara terbuka melamar tokoh nasional Sudirman Said untuk bergabung. Sudirman hadir langsung dalam acara deklarasi itu.
Pak Doktor Sudirman Said adalah tokoh fenomenal. Jika beliau hadir dalam sebuah partai, rasanya partai itu punya masa depan, ujar Rofiq.
Rofiq menilai Sudirman Said sebagai simbol meritokrasi yang konsisten melawan praktik nepotisme dan korupsi, khususnya di lingkungan BUMN. Ia menyebut Sudirman sebagai sosok yang vokal mengkritik pengelolaan usaha negara yang dikendalikan oleh kepentingan segelintir elite.
Nepotisme adalah penyakit kronis republik ini, dan beliau terus bersuara soal itu. Beliau juga tegas, termasuk membubarkan Petral saat menjabat Menteri ESDM, jelasnya.
Menurut Rofiq, sudah saatnya Sudirman Said memiliki identitas kepartaian setelah lama berkiprah tanpa afiliasi partai politik.
Bersuara dari luar pagar terus-menerus itu sulit. Kita perlu partai untuk mengubah situasi, karena lewat politiklah perubahan bisa diciptakan, katanya.
Tanggapan Sudirman Said
Menanggapi ajakan tersebut, Sudirman Said memberikan jawaban normatif. Ia menyebut lamaran itu masih sebatas candaan.
Enggak lah, itu guyonannya Pak Ketum. Kita berteman lama dengan banyak kawan di Partai Gema Bangsa dan partai-partai lain, ujar Sudirman.
Ia mengaku hubungannya dengan Partai Gema Bangsa sejauh ini masih sebatas diskusi dan pertemanan. Sudirman memastikan belum ada langkah konkret untuk bergabung dengan partai politik mana pun.
Ngobrol memang sering, sejak proses pendirian pun kita banyak diskusi. Tapi saat ini saya masih fokus di pendidikan. Pemilu juga masih jauh, tuturnya.
Meski demikian, Sudirman mengapresiasi langkah Partai Gema Bangsa yang mendeklarasikan diri lebih awal. Tuna55
Persiapan teman-teman Gema Bangsa sangat baik karena deklarasi dilakukan jauh hari, sehingga ada cukup waktu untuk konsolidasi, pungkasnya.