You are currently viewing Joao Pedro Sebut Bintang Liga Inggris Lebih Unggul Soal Umpan Dibanding Lionel Messi

Joao Pedro Sebut Bintang Liga Inggris Lebih Unggul Soal Umpan Dibanding Lionel Messi

Nama Lionel Messi nyaris selalu menjadi tolok ukur tertinggi ketika membahas kualitas individu seorang pesepak bola. Namun, penyerang Chelsea, Joao Pedro, melontarkan pandangan yang cukup berani dan tak biasa.

Menurut pemain asal Brasil tersebut, ada satu pemain yang saat ini tampil di Premier League dan dinilainya lebih piawai dalam hal distribusi bola ketimbang megabintang asal Argentina itu.

Karir Lionel Messi di Amerika Bersama Inter Miami

Messi, yang kini melanjutkan kariernya di Major League Soccer bersama Inter Miami, belakangan memang sempat dikaitkan secara samar dengan potensi kembali ke Eropa, bahkan disebut-sebut masuk radar Liverpool. Meski demikian, Joao Pedro menilai bahwa jika rumor tersebut benar terjadi, Liverpool sejatinya sudah memiliki sosok pengumpan yang lebih unggul dibandingkan peraih delapan Ballon d’Or tersebut.

Tak bisa dimungkiri, Messi tetaplah salah satu pemain terhebat sepanjang sejarah sepak bola. Sejak debut profesionalnya bersama Barcelona pada 2004, ia langsung mencuri perhatian dunia lewat kombinasi dribel mematikan, visi permainan tajam, serta kecerdasan membaca ruang. Kualitas itu membuat bek lawan kerap kewalahan menghadapi pergerakannya.

Walau tidak pernah mencicipi atmosfer Liga Inggris, kiprah Messi di Barcelona dan Paris Saint-Germain sudah cukup menjadi bukti kualitasnya di level tertinggi sepak bola Eropa. Akurasi umpan, baik jarak pendek maupun panjang, menjadi salah satu ciri khas pemain berusia 38 tahun tersebut.

Namun, di mata Joao Pedro, Messi bukanlah yang terbaik dalam aspek mengumpan.

Pandangan itu muncul ketika Pedro mengikuti sesi wawancara bersama Sports Illustrated, di mana ia diminta menyusun versi pemain F50 sempurna. Dalam tantangan tersebut, ia harus memilih satu pemain terbaik untuk tiap atribut, mulai dari bertahan, fisik, tembakan, kecepatan, dribel, hingga elemen chaos.

Joao Pedro Singkirkan Nama Lionel Messi

Saat tiba pada kategori pengumpan terbaik, Pedro justru menyingkirkan nama Messi. Dari sejumlah pilihan seperti Ryan Gravenberch, Rayan Cherki, Lamine Yamal, hingga dirinya sendiri, Pedro akhirnya menjatuhkan pilihan pada gelandang Liverpool, Florian Wirtz.

Saya memilih Wirtz. Dia mencatatkan banyak assist musim lalu, ujar Pedro singkat.

Wirtz memang menjadi pusat permainan Bayer Leverkusen sebelum akhirnya hijrah ke Anfield dengan nilai transfer fantastis. Meski awal kedatangannya di Inggris tidak langsung mulus, perlahan gelandang asal Jerman tersebut mulai menunjukkan kualitas yang membuat Liverpool berani mengeluarkan dana besar.

Pada musim 2025/26, Wirtz sudah mencatatkan 11 kontribusi gol di semua kompetisi. Meski sempat melewati belasan laga Premier League tanpa gol atau assist, performanya terus menanjak. Statistik bahkan menunjukkan ia memiliki catatan expected assists (xA) tertinggi di liga, menandakan kreativitasnya belum sepenuhnya terkonversi menjadi gol akibat kurang klinisnya lini depan.

Selain memilih Wirtz sebagai pengumpan terbaik, Pedro juga menyusun atribut lain berdasarkan alasan personal. Untuk sektor pertahanan, ia menunjuk Gabriel Magalhaes, dengan alasan kedekatan di tim nasional Brasil serta pengalaman langsung menghadapi ketangguhannya di liga.

Messi sendiri tetap mendapat pengakuan dari Pedro sebagai finisher terbaik, mengungguli sejumlah nama top lain. Sementara itu, Mohamed Salah dinobatkan sebagai pemain dengan elemen chaos paling kuat di lapangan.

Untuk kecepatan, Pedro memilih Gabriel Martinelli, sedangkan gelar dribbler terbaik diberikan kepada Lamine Yamal yang dinilainya tampil luar biasa musim lalu. Adapun untuk atribut fisik, Pedro tanpa ragu menunjuk dirinya sendiri, sembari menyinggung duel-duel keras yang pernah ia menangkan di Premier League.

Pandangan Joao Pedro ini tentu memancing perdebatan, namun sekaligus menunjukkan bahwa bahkan sosok sebesar Lionel Messi pun tetap bisa dibandingkan dari sudut pandang yang berbeda. Tuna55

Leave a Reply