
Palermo menunjukkan performa impresif saat bertandang ke markas Bari dan berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 0-3. Dalam laga yang berlangsung sengit tersebut, Palermo tampil jauh lebih efektif dan disiplin, sementara Bari kesulitan mengembangkan permainan di hadapan pendukungnya sendiri.
Sejak menit awal pertandingan, Bari sebenarnya mencoba mengambil inisiatif serangan. Bermain agresif dengan tekanan tinggi, tuan rumah berusaha menguasai lini tengah dan membangun serangan dari kaki ke kaki. Namun, Palermo tampil tenang dan tidak terburu-buru. Mereka memilih bermain rapat di lini belakang sambil menunggu celah untuk melancarkan serangan balik cepat.
Strategi Palermo terbukti efektif. Gol pembuka tercipta setelah tim tamu memanfaatkan kesalahan koordinasi lini belakang Bari. Sebuah serangan cepat diakhiri dengan penyelesaian akurat yang membuat Palermo unggul 0-1. Gol tersebut langsung mengubah jalannya pertandingan, membuat Palermo semakin percaya diri.
Tertinggal satu gol, Bari mencoba meningkatkan intensitas serangan. Beberapa peluang sempat tercipta, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal menyamakan kedudukan. Di sisi lain, Palermo justru tampil lebih tajam dan efisien dalam memanfaatkan peluang.
Menjelang akhir babak pertama, Palermo kembali mencetak gol kedua. Serangan terorganisir dari sisi sayap berhasil membongkar pertahanan Bari, membuat skor berubah menjadi 0-2. Gol ini menjadi pukulan telak bagi tuan rumah yang harus menutup babak pertama dalam posisi tertinggal cukup jauh.
Memasuki babak kedua
Bari mencoba bangkit dengan melakukan beberapa perubahan strategi dan pergantian pemain. Mereka tampil lebih berani dan mulai menekan pertahanan Palermo. Namun, solidnya lini belakang tim tamu membuat semua upaya Bari selalu kandas sebelum tuna55 benar-benar membahayakan gawang.
Palermo justru semakin nyaman mengontrol tempo permainan. Tidak hanya bertahan dengan baik, mereka tetap berbahaya saat melakukan transisi menyerang. Gol ketiga Palermo akhirnya tercipta di pertengahan babak kedua, sekaligus memastikan kemenangan telak 0-3. Gol tersebut mematahkan mental pemain Bari yang mulai kehilangan kepercayaan diri.
Di sisa waktu pertandingan, Palermo lebih fokus menjaga keunggulan dan mengontrol jalannya laga. Bari tetap berusaha mencetak gol hiburan, namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah.
Kemenangan 0-3 ini menjadi bukti kekuatan dan kematangan permainan Palermo, terutama saat bermain tandang. Sementara bagi Bari, hasil ini menjadi bahan evaluasi penting untuk memperbaiki performa, khususnya di sektor pertahanan dan penyelesaian akhir