Masa depan Pritam Singh sebagai Pemimpin Oposisi (Leader of the Opposition/LO) menjadi sorotan setelah Parlemen Singapura menyepakati bahwa ia tidak lagi layak menduduki jabatan tersebut. Keputusan itu memunculkan pertanyaan besar: langkah apa yang akan diambil selanjutnya oleh Perdana Menteri Lawrence Wong?
Sejumlah analis politik memperkirakan PM Wong akan segera mengambil keputusan, meskipun mereka berbeda pandangan mengenai seberapa cepat langkah itu akan diwujudkan. Beberapa di antaranya menilai pencopotan Pritam Singh sebagai LO hampir tak terelakkan, mengingat jabatan tersebut merupakan penunjukan langsung dari perdana menteri.
Keputusan Pencopotan
Profesor hukum madya dari Universitas Manajemen Singapura, Eugene Tan, memperkirakan keputusan pencopotan akan dilakukan dalam waktu dekat. Menurutnya, posisi Pritam Singh sebagai LO berada di ujung tanduk setelah Parlemen secara resmi menyatakan ia tidak memenuhi standar yang diharapkan.
Prof Tan menambahkan, selama Pritam masih menjabat sebagai sekretaris jenderal Partai Pekerja (WP), kecil kemungkinan PM Wong akan menunjuk anggota parlemen WP lainnya sebagai LO. Akibatnya, jabatan tersebut bisa saja dibiarkan kosong setidaknya selama tiga bulan, sejalan dengan proses disiplin internal WP yang sedang berlangsung.
WP sebelumnya mengumumkan pada 3 Januari bahwa mereka akan membentuk panel disiplin untuk menilai apakah Pritam Singh melanggar konstitusi partai menyusul vonis pengadilan terhadapnya. Proses ini diperkirakan memakan waktu hingga tiga bulan dan dipicu oleh permintaan sejumlah anggota kader partai untuk menggelar konferensi khusus.
Pada 14 Januari, Parlemen mengesahkan mosi yang menyatakan Pritam Singh tidak layak melanjutkan perannya sebagai LO karena dinilai berbohong kepada komite parlemen. Setelah debat selama tiga jam, mayoritas anggota parlemen menilai perilakunya dalam kasus kebohongan mantan anggota parlemen WP, Raeesah Khan, pada 2021, telah merusak standar integritas yang diharapkan dari seorang Pemimpin Oposisi.
Mantan anggota parlemen Partai Aksi Rakyat (PAP), Inderjit Singh, menilai PM Wong kemungkinan besar akan mengikuti keputusan Parlemen tuna55. Menurutnya, jika lembaga legislatif telah menyatakan bahwa Pritam tidak pantas menjabat sebagai LO, maka kecil peluang bagi perdana menteri untuk mengambil sikap berbeda.
Pengamat politik independen Felix Tan memperkirakan PM Wong akan mengeluarkan pernyataan resmi terkait status Pritam Singh dalam waktu dekat, bahkan bisa dalam pekan yang sama. Sementara itu, peneliti senior dari Institute of Policy Studies, Gillian Koh, menilai ada dua kemungkinan: PM Wong segera bertindak atau menunggu hingga proses disiplin WP selesai.
Menurut Dr. Koh, apabila WP tetap menjadi satu-satunya partai oposisi di Parlemen dan terjadi perubahan kepemimpinan internal, maka posisi LO dapat ditawarkan kepada sekretaris jenderal WP yang baru. Ia juga mencatat bahwa sejauh ini pemilih tampaknya tidak menghukum WP atas vonis terhadap Pritam Singh.