You are currently viewing Hyundai Luncurkan Staria Minor Change, Ini Detail Perubahan yang Dihadirkan

Hyundai Luncurkan Staria Minor Change, Ini Detail Perubahan yang Dihadirkan

Hyundai resmi meluncurkan versi minor change dari MPV futuristik mereka, Staria. Meski bukan model yang benar-benar baru, pembaruan ini menjadi sinyal bahwa Hyundai masih berupaya menjaga daya tarik Staria di tengah ketatnya persaingan MPV besar. Di Indonesia sendiri, Staria memang belum sepopuler rival-rivalnya, terutama jika dibandingkan dengan MPV besar asal Korea Selatan lain yang telah eksis lebih dari dua dekade.

Sejak pertama kali diluncurkan pada 2021, Hyundai Staria hadir dengan desain yang sangat berbeda dari pendahulunya, H-1. Namun, pendekatan desain yang terlalu futuristis tampaknya membuat mobil ini memiliki ceruk pasar yang lebih sempit. Melalui versi minor change ini, Hyundai mencoba menyegarkan tampilan tanpa mengubah karakter utamanya secara drastis.

Dari sisi eksterior, perubahan memang tidak terlalu mencolok, khususnya pada varian bawah. Perbedaan utama terlihat pada bilah LED depan yang kini dibuat menyatu, memberikan kesan lebih modern dan rapi. Desain gril di bawah LED juga mengalami revisi ringan. Untuk varian Lounge sebagai trim tertinggi, Hyundai memberikan sentuhan lebih eksklusif lewat gril dengan aksen krom serta desain pelek baru. Bagian belakang tidak ditampilkan secara resmi, yang mengindikasikan bahwa sektor ini kemungkinan besar masih identik dengan model sebelumnya.

Pembaruan Hyundai Staria Minor Change

Masuk ke interior, pembaruan terasa lebih signifikan. Dasbor kini mengusung desain ventilasi AC baru, setir baru, serta pemindahan tuas transmisi ke model Shift-by-Wire di kolom setir untuk varian tertinggi. Konsol tengah juga didesain ulang dengan menghadirkan lebih banyak tombol fisik, menggantikan panel sentuh yang sebelumnya menuai pro dan kontra. Beberapa varian kini dibekali layar infotainment 12,3 inci dengan software terbaru yang mendukung pembaruan over-the-air.

Dari sisi teknis, Hyundai menyempurnakan kenyamanan berkendara lewat revisi setting suspensi dan penambahan bushing subframe. Varian Lounge mendapatkan hydro bushing, sementara peredaman kabin ditingkatkan di seluruh varian. Untuk mesin, tidak ada perubahan. Pasar global masih menawarkan mesin V6 3,5 liter dan 1.6 turbo hybrid, sedangkan Indonesia menggunakan mesin diesel 2.2 liter.

Di Korea Selatan, Staria minor change dibanderol mulai 32,59 juta won hingga 48,76 juta won. Soal peluang masuk Indonesia, kemungkinan masih terbuka, meski tampaknya konsumen harus bersabar lebih lama. Tuna55

Leave a Reply