You are currently viewing Polda Lampung Ingatkan Ancaman Cuaca Ekstrem, Warga Diminta Lebih Siaga

Polda Lampung Ingatkan Ancaman Cuaca Ekstrem, Warga Diminta Lebih Siaga

Kepolisian Daerah (Polda Lampung) mengeluarkan peringatan kepada masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan menyusul potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah di Provinsi Lampung. Warga diminta tidak lengah, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Peringatan Dini Polda Lampung Kepada Masyarakat

Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya ketika hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang bisa terjadi secara tiba-tiba, kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari di Bandarlampung, Minggu (1/2/2026), seperti dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan, berdasarkan prakiraan dari BMKG Lampung, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat berpotensi mengguyur hampir seluruh wilayah Lampung dalam tiga hari ke depan.

Potensi hujan sedang sampai lebat yang disertai kilat dan angin kencang diperkirakan terjadi mulai siang hingga malam hari, setidaknya hingga 2 Februari, ujar Yuni.

Sejumlah daerah yang diperkirakan terdampak meliputi Lampung Selatan, Bandar Lampung, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Metro, Lampung Timur, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, serta Mesuji. Kondisi cuaca tersebut berisiko menimbulkan genangan air, pohon tumbang, hingga berkurangnya jarak pandang di jalan raya.

Polda Lampung juga memberi perhatian khusus kepada para pengendara yang tetap beraktivitas saat hujan turun. Menurut Yuni, banyak kecelakaan lalu lintas terjadi karena pengemudi memaksakan kecepatan ketika kondisi cuaca memburuk.

Kurangi laju kendaraan saat hujan deras, jaga jarak aman, nyalakan lampu, dan segera menepi di lokasi yang aman apabila jarak pandang menurun drastis, jelasnya.

Antisipasi Gelombang Laut

Selain pengguna jalan darat, masyarakat pesisir serta pelaku transportasi laut turut diminta meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, terdapat peringatan gelombang laut sedang dengan ketinggian hingga 2,1 meter di sejumlah perairan.

Nelayan dan penumpang kapal disarankan menunda pelayaran jika cuaca tidak bersahabat, serta selalu mengikuti arahan petugas pelabuhan dan informasi terkini dari BMKG, kata Yuni.

Untuk mengurangi potensi risiko, kepolisian juga mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan situasi berbahaya yang ditemui di lapangan.

Koordinasi lintas instansi terus kami lakukan untuk menghadapi kemungkinan keadaan darurat. Jika melihat kondisi membahayakan di jalan maupun perairan, segera laporkan ke petugas terdekat. Keselamatan harus menjadi prioritas utama, tutup Yuni kepada Tuna55

Leave a Reply