You are currently viewing Purnawirawan Jenderal Ingatkan Dokter Tifa soal Ancaman Pembunuhan, Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Purnawirawan Jenderal Ingatkan Dokter Tifa soal Ancaman Pembunuhan, Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Purnawirawan jenderal hingga aparat keamanan disebut memberikan peringatan serius kepada Tifauzia Tyassuma atau yang dikenal publik sebagai Dokter Tifa. Ia diminta meningkatkan kewaspadaan dalam aktivitas sehari-hari menyusul pengakuannya yang merasa menghadapi ancaman serius terhadap keselamatan dirinya dalam dua bulan terakhir.

Pengakuan Mengejutkan

Pengakuan tersebut disampaikan Dokter Tifa melalui pernyataan di media sosial X. Ia mengungkapkan bahwa sejumlah pihak dari kalangan aparat keamanan hingga tokoh nasional mengingatkannya agar lebih berhati-hati, terutama terkait makanan, minuman, dan aktivitas bepergian. Peringatan ini muncul setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tuduhan ijazah palsu Presiden Joko Widodo.

Dalam unggahannya, Dokter Tifa menyebutkan bahwa setiap orang yang menemuinya dalam dua bulan terakhir hampir selalu memberikan nasihat serupa. Ia diminta untuk tidak mengonsumsi makanan dan minuman sembarangan, bahkan ketika berada di restoran atau di rumah orang lain. Ia juga disarankan membawa sendiri makanan dan minuman demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Sekedar Nasehat kepada Dokter Tifa

Selain itu, Dokter Tifa mengaku diminta untuk tidak lagi bepergian seorang diri. Menurutnya, ia dianjurkan agar selalu berada dalam pengawalan ketat ke mana pun pergi. Peringatan ini, kata dia, disertai dengan imbauan agar selalu memperhatikan situasi di jalan, termasuk mewaspadai kendaraan yang membuntuti atau melaju terlalu dekat saat berkendara.

Dokter Tifa menegaskan bahwa pihak-pihak yang menyampaikan peringatan tersebut bukanlah orang sembarangan. Ia menyebut mereka berasal dari kalangan polisi, tentara, purnawirawan jenderal, hingga mantan menteri yang ia sebut sebagai “representative person”. Hal inilah yang membuatnya merasa peringatan tersebut patut diperhatikan secara serius.

Meski demikian, Dokter Tifa juga mempertanyakan siapa pihak yang diduga memiliki niat mencelakai dirinya. Ia menyampaikan kebingungannya, mengingat menurutnya ancaman yang ia rasakan terkesan melampaui sekadar upaya kriminalisasi hukum. Namun, ia menegaskan masih berusaha berpikir positif dan tidak ingin berprasangka berlebihan.

Di akhir pernyataannya, Dokter Tifa menyebut bahwa orang yang ia maksud diduga berniat mencelakainya saat ini tengah berada dalam kondisi kesehatan yang kritis. Karena itu, ia memilih untuk tetap berpikir baik dan berharap situasi Tuna55 tidak berkembang ke arah yang lebih buruk. Pengakuan ini pun menambah sorotan publik terhadap kasus yang tengah berjalan, sekaligus memunculkan perhatian soal aspek keamanan personal bagi pihak-pihak yang terlibat.

Leave a Reply