Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membangkitkan seluruh sektor industri nasional sebagai langkah strategis menuju
Indonesia yang lebih maju. Dalam berbagai kesempatan pidato, ia menekankan bahwa industrialisasi merupakan kunci utama untuk
mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Target
tersebut bahkan disebut ingin dicapai dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun ke depan sebagai bagian dari agenda percepatan
pembangunan nasional.
Menurut Prabowo, Tekad Prabowo Bangkitkan industri bukan sekadar upaya meningkatkan produksi, tetapi juga strategi besar untuk membawa
Indonesia keluar dari ketergantungan pada sektor primer. Dengan industrialisasi yang kuat, Indonesia diharapkan mampu menghasilkan
nilai tambah lebih besar dari sumber daya alam yang dimiliki. Ia menyatakan bahwa pemerintah akan memimpin langsung proses
industrialisasi agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Target 2–3 Tahun Tekad Prabowo Bangkitkan Sektor Industri
Dalam pidatonya, Prabowo menyebut pemerintah bertekad meningkatkan lapangan pekerjaan melalui penguatan sektor industri nasional.
Ia menargetkan kebangkitan industri dapat terlihat dalam periode dua hingga tiga tahun, dengan fokus pada ekspansi proyek hilirisasi
dan pembangunan kawasan industri baru. Upaya ini diyakini mampu menyerap investasi besar serta menciptakan peluang kerja yang
luas bagi masyarakat Indonesia.
Selain itu, industrialisasi juga dipandang sebagai fondasi penting untuk mempercepat transformasi ekonomi menuju negara maju.
Prabowo menilai bahwa pertumbuhan industri akan mendorong peningkatan daya beli masyarakat dan memperkuat struktur ekonomi nasional.
Pemerintah juga menyiapkan strategi agar pembangunan industri berjalan beriringan dengan sektor lain seperti perumahan
dan infrastruktur pendukung.
Mewujudkan Negara Maju dengan Kesejahteraan Merata
Prabowo menegaskan bahwa tujuan utama dari kebijakan industrialisasi adalah menjadikan Indonesia sebagai negara maju yang
mampu memberikan kehidupan layak bagi seluruh rakyatnya. Ia menyatakan keinginannya agar setiap warga dapat menikmati kemajuan teknologi,
peluang kerja, serta peningkatan kualitas hidup secara nyata.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, pemerintah juga merencanakan pembangunan jutaan rumah terjangkau bagi masyarakat
yang membutuhkan. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan sosial, tetapi juga mendorong pertumbuhan
sektor konstruksi dan industri pendukung lainnya. Langkah tersebut menunjukkan bahwa industrialisasi tidak berdiri sendiri,
melainkan terintegrasi dengan kebijakan sosial dan ekonomi yang lebih luas.
Industrialisasi sebagai Fondasi Indonesia Maju
Tekad untuk membangkitkan semua industri dalam waktu relatif singkat mencerminkan ambisi besar pemerintah dalam
mempercepat transformasi ekonomi nasional. Industrialisasi dinilai mampu menciptakan pertumbuhan yang lebih inklusif,
mengurangi pengangguran, serta memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah persaingan global.
Dengan strategi yang mencakup hilirisasi, penciptaan lapangan kerja, pembangunan perumahan, dan peningkatan daya beli masyarakat,
visi menjadi negara maju bukan sekadar slogan politik, tetapi diarahkan menjadi program pembangunan konkret.
Jika target tersebut berjalan sesuai rencana Tuna55, kebangkitan industri dalam beberapa tahun ke depan diharapkan menjadi titik balik penting
bagi perjalanan Indonesia menuju negara maju dengan masyarakat yang hidup layak dan sejahtera.